Sharing Informasi | Pribadi | Publik | 2019

Tips Hadapi Anak Remaja Keras Kepala


Tips Hadapi Anak Remaja Keras Kepala

Usia remaja memang masanya bereksperimen banyak hal yang ingin dia ketahui dan coba. 

Pergaulan di luar rumah juga akan sedikit banyak membentuk karakter diri. Bisa berupa hal baik ataupun buruk. Sebagai orang tua sudah seharusnya mengawasi dan menasehati anak sendiri.

Ketika memasuki masa remaja, seorang anak bisa menjadi misteri bagi orangtuanya. Mereka tiba-tiba menjadi lebih keras kepala, berani membantah, dan tidak mau mendengarkan petuah dari orangtuanya

“Kalau remaja memang khasnya keras kepala dan terkadang sok tahu, karena dia lagi masanya pubertas,” jelas psikolog Bona Sardo MPsi usai acara Kasih Sayang, Kasih Dove: Ekspresikan Kasih Sayang ke Orang Terdekat di Jakarta, Kamis (12/1/2017)

Dia melanjutkan, ada sebuah penelitian yang menjelaskan bahwa remaja bertingkah laku seperti memiliki banyak nyawa sehingga tidak takut mati dan mengambil segala resiko.


Lalu, bagaimana menghadapi anak di masa remaja ini?

Bona menjelaskan, ketika berkaitan dengan masa remaja, psikolog biasanya akan mengajak orangtua untuk menghadiri terapi anak.

“Supaya dia (orangtua) lihat bagaimana cara saya berinteraksi dengan si anak dan biasanya orangtua juga jadi ikut belajar,” ungkap Bona.


Setelah itu, orangtua akan lebih mengetahui bagaimana perasaan anak dan memperlakukan mereka. Ketika anak diberi pengertian dan pemahaman, emosi mereka pun akan menurun.

Akan tetapi, hal ini biasanya belum bisa dipahami oleh orangtua. Maka dari itu, dalam menghadapi anak remaja ini, orangtua harus bisa belajar mendengarkan dan mengerti anak.

“Orangtua merefleksikan perasaan anak, itu yang paling sederhana banget, dan biasanya emosi pelan-pelan akan menurun juga. Otomatis nanti dia akan cerita dan biarkan anak untuk cerita juga,” ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar